BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Selasa, 01 November 2016

Yuniken Gantikan Kajari Batola Asis Widarto


Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala (Batola) diserahterimakan dari pejabat lama Asis Widarto SH kepada Yuniken Pujiastuti SH MHum. Senin (31/10) malam, dilaksanakan pisah sambut antara keduanya di Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Batola.
Asis Widarto menempati posisi baru sebagai Kajari Nganjuk, Jatim. Sedangkan Yuniken sebelum menjabat sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jokjakarta.
Pisah sambut Kajari Batola ini ditandai penyerahan cindera mata kepada Asis Widarto dan isteri dari Bupati H Hasanuddin Murad, Sekda Supriyono, Forkopinda dan  dinas instansi.
Bupati Hasanuddin Murad menyampaikan selamat datang kepada Kajari Batola yang baru Yuniken Pujiastuti. Ia berharap dengan kehadiran pejabat baru semakin memberikan kontribusi penegakan hukum di Batola.
Mantan anggota DPRRI itu juga berharap, pejabat baru di korps Adhyaksa Batola itu dapat mengawal pelaksanaan pembangunan terutama menyangkut dana desa (dandes) agar berjalan dengan baik dan lancar.
Kerjasama pengawalan dandes yang diharapkan tidak saja di level atas namun hingga ke level bawah dalam upaya melakukan tindakan previntif untuk menghindari terjadinya pelanggaran.
“Untuk menghindari kesalahan maka kawalah sejak dini. Kalau ada gejala, tegur dan panggil mereka. Namun jika tetap ada yang nakal baru dijewer,” saran bupati.
Langkah yang dilakukan ini, lanjut mantan Dosen Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin itu, terkait upaya penyelamatan uang negara sekaligus menghilangkan paradigma bahwa semakin banyak kasus jadi repotasi bagi penegakan hukum.
“Dalam persepsi saya, pembangunan yang berhasil itu bukan semakin banyak kasus yang ditemukan namun semakin sedikit orang masuk penjara,” tutur bupati yang akrab disapa pak Hasan itu.
Kepada Kajari yang baru, bupati juga menceritakan kondisi geografis dan keadaan masyarakat di Batola yang majemuk, egaliter serta sangat familiar.
Untuk itu ia menyampaikan selamat bergabung untuk bersama-sama membangun Batola.“Saya yakin kajari yang baru akan mampu menyesuaikan dengan masyarakat di sini,” katanya.
Sementara kepada pejabat yang lama Asis Widarto dan isteri, bupati mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru. Ia berharap walau sudah terpisah tempat namun tetap tidak melupakan hubungan silaturahmi dan tetap hadir pada momentum-momentum peringatan seperti hari jadi dan lainnya.
Sebelumnya, Kajari Batola yang baru Yuniken Pujiastuti mengharapkan kesediaan masyarakat dan pemkab menerima kehadirannya. Sebagai orang baru ia mengharapkan masukan dan bimbingan sehingga bisa saling bekerjasama untuk menciptakan yang terbaik untuk masyarakat Batola.
Sementara pejabat lama Asis Widarto mengharapkan doa restu seluruh masyarakat Batola agar dalam menjalankan tugas di tempat baru bisa berjalan lancar. Asis yang didampingi isteri juga menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas terdapat kesalahan dan kekhilafan baik disengaja maupun tak disengaja

260 Penyair Indonesia Pesta Puisi di Marabahan



Kabupaten Barito Kuala (Batola) di tahun 2016 memperoleh kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggara temu sastrawan se-Indonesia. Temu kangen dan temu karya para penyair beragam usia ini dibuka Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Mohandas Hendrawan, Jumat (28/10) malam.
Acara yang bertajuk “Tifa Nusantara 3” ini merupakan kelanjutan Tifa Nusantara 1 tahun 2013 di Banten dan Tifa Nusantara 2 di Tangerang tahun 2015 ini diikuti 260 penyair. Kegiatan sastra yang diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah yang difasilitasi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola ini berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (28-30) Oktober.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berharap kegiatan yang diselenggarakan dapat mendorong pengembangan kesastraan di tengah masyarakat. Ia pun bersyukur keberadaan sastra tidak pernah memudar meski di tengah himpitan perkembangan zaman yang semakin canggih dan moderen seperti sekarang.
“Keberadaan sastra saya yakini tidak akan tergusur karena kesastraan merupakan salah satu pilar pembentukan identitas manusia,” katanya melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Mohandas Hendrawan. 
Gubernur menilai, temu sastrawan ini merupakan even penting yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbuat yang lebih baik bagi dunia kesastraan. Karenanya momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman serta motivasi semangat menulis kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan kebiasaan menulis, baik puisi dan lainnya akan terwujud masyarakat yang kreatif dan cerdas,” pungkasnya.
Gubernur juga berharap, temu sastrawan ini bisa dijadikan agenda untuk pembinaan para sastrawan muda agar muncul sastrawan yang berkelas serta mampu mengangkat dunia sastra yang dicintai dan dihargai.   
Bupati Batola H Hasanuddin Murad mengatakan, banyak manfaat yang akan didapat dari pelaksanaan temu sastrawan ini. Di antaranya, selain memberikan hiburan yang bersifat edukatif juga secara tidak langsung akan mendorong semangat para penyair daerah, khususnya penyair muda Batola, untuk terus mengasah kemampuan dan kepiawaian dalam mengolah dan merangkai kata hingga menjadi karya sastra yang diharapkan mampu disejajarkan dengan karya-karya sastrawan terkenal seperti penyair Chairil Anwar, Sutardji Chalzoum Bahri, WS Rendra dan lainnya.
Kepada masyarakat Batola, khususnya generasi muda dan pelajar, bupati berharap bisa memanfaatkan momen pertemuan ini dengan belajar dan menyerap teknik dan pengetahuan dalam menciptakan karya sastra yang baik dan berkualitas agar bisa diterapkan di kemudian hari.
Ketua Penyelenggara, H Mahali SH MIP mengatakan, temu sastrawan ini dilaksanakan dalam rangka implementasi hasil karya puisi dari para sastrawan se-Indonesia.
Tadinya, jelas Kadisporbudpar Batola itu, terkumpul sekitar 1.500-an puisi. Namun karena cukup banyak sehingga dilakukan seleksi dan diambil 300 puisi yang nantinya dibuatkan buku puisi. Kemudian, dari 300 puisi yang masuk pada buku puisi yang diluncurkan akan diambil 3 yanag terbaik yang akan mendapatkan penghargan.
Pembukaan Tifa Nusantara 3 di Batola ini juga menampilkan ajang kreativitas sastrawan berupa penampilan tari, syair, dan puisi dari para sastrawan baik nasional maupun lokal. Bahkan Ketua TP-PKK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad selaku Pembina Kesenian Batola sempat membacakan puisi karya WS Rendra berjudul “Tuhan Aku Cinta Padamu”.

3 Paslon Batola Hadiri Sosialisasi Pengawasan Pilkada

Bawaslu Provinsi Kalsel melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Barito Kuala (Batola) Tahun 2017 di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Kamis (27/10).
Kegiatan yang menghadirkan narasumber Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak, Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni, Bupati Batola H Hasanuddin Murad, dan tokoh masyarakat ini juga dihadiri 3 pasangan calon (paslon) Bupati Batola periode 2017-2022.
Namun dari semua paslon yang hadir nampaknya paslon nomor urut 3 hanya dihadiri calon Wakil Bupati Fahrin Nizar. Sedangkan calon bupatinya Hasan Ismail tidak terlihat hadir.  
Yang menarik, semua paslon yang hadir, mulai pasangan nomor 1 Hj Noormiliyani AS – Rahmadian Noor, pasangan urut 2 H Bahrian Noor – Suwandi, dan calon wakil bupati nomor urut 3 Fahrin Nizar tampak terlihat rukun. Bahkan pada saat hadir mereka saling bersalaman dan berangkulan serta duduk dalam satu meja.  
“Ini pembelajaran politik yang sangat baik bagi masyarakat,” tutur salah satu warga di acara Sosialisati Tatap Muka kepada Masyarakat dan Stakeholders yang dihadiri Forkopinda Batola, penyelenggara pemilu, kemenag, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan kepala sekolah, pemilih pemula, ormas, parpol, dan para tim sukses tersebut.
Bupati Batola H Hasanuddin Murad saat membuka kegiatan berharap, pesta demokrasi lima tahunan ini benar-benar dimengerti dan dipahami seluruh masyarakat agar semakin mendorong terciptanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam rangka mendukung penyelenggaraan pilkada yang aman, tertib, lancar dan sukses.
Sehubungan dengan itu, mantan anggota DPRRI tersebut mengharapkan, seluruh komponen masyarakat agar ikutserta mengawal dan menjaga kelancaran jalannya seluruh proses tahapan Pilkada Batola Tahun 2017 supaya terlaksana dengan jujur, adil, dan berkualitas.
Khusus kepada peserta sosialisasi, Bupati Batola dua priode itu, mengajak untuk meningkatkan pemahaman kesadaran serta partisipasi aktif seluruh masyarakat agar memanfaatkan hak politik sebaik-baiknya disamping turut melakukan pengawasan guna mendukung terwujudnya penerapan nilai demokrasi secara jujur dan adil serta berkualitas.
Hal senada diharapkan Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni. Ia menghendaki melalui Sosialisasi Persiapan Pengawasan Pilkada ini bisa mencegah terjadinya pelanggaran dan kecurangan hingga terjadinya kegagalan dalam pelaksanaan.
Mahyuni mengutarakan, pelaksanaan Pemilu Tahun 2015 di Kalsel berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Bercermin dari pengalaman tersebut ia pun optimis pelaksanaan Pilkada Tahun 2017 ini akan berjalan lebih baik lagi.
Dalam upaya mewujudkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang betul-betul demokratis, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel tersebut, mengharapkan semua pihak menghindari segala tindakan yang bersifat pelanggaran di samping diperlukan pengawasan seluruh lapisan masyarakat.
“Persoalan money politics persoalan kita semua. Untuk itu marai sama-sama menjaga, paling tidak bagi kita yang hadir dan keluarga,” tekannya.
Acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Stakeholders dan Masayrakat dalam Rangka Persiapan Pengawasan Pilkada Batola ini dirangkai pengalungan kain sasirangan kepada Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak, Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono, dan Bupati Batola H Hasanuddin Murad.can

Bupati; Partai Politik Berperan Penting Dalam Pembangunan



PELAIHARI - Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah mengatakan partai-partai politik di Tanahlaut begitu luar biasa cukup dinamis da partai politik juga punya Andil besar kemajuan pembangunan Tanahlaut, terbukti mendukung program-program pembangunan demi Rakyat kita. "Ini terlihat dari Kabupaten Kita yang mengalami kemajuan dan perkembangan dan mudah-mudahan sejajar dengan kabupaten yang lebih maju di Indonesia ‘’Kata Bambang Alamsyah, saat menghadiri Muda Partai DPD Golkar Tanahlaut, Sabtu di Kantor DPD Golkar Tala (15/10).
Selaku Pembina Partai Politik menyambut sangat gembira dan senang untuk proses demokrasi sangat  baik. Namanya berpolitik minimal ada dua hal yang pertama mencerdaskan rakyat karena dengan politik bisa menginpokan hal-hal yang positif maupun hal-hal yang baik mencerdaskan kehidupan bangsa kita untuk yang kedua namanya berpolitik dipartai ini Insya Allah banyak teman dan mudah-mudahan ini juga bisa perjalanan apapun untuk meraih tujuan seperti itu.
Pemerintah, lanjut Bambang tentu akan terus membangun komunikasi yang baik kepada partai politik agar pembangunan di Tanahlaut, berjalan sesuai harapan kita semua.
Ia jugaberharap susana kekeluargaan antar partai politik di Tanahlaut terus terjaga dengan baik. Selalu berkomunikasi selalu memberikan masukan ke pemerintah sehingga prograp pembangunan benar-benar jalan.
Pelaksana Tugas DPD Golkar Provinsi Kalsel H Gusti Iskandar SA.SE ,MH berharap kita tentunya akan melakukan kepengurusan yang solid kepengurusan yang bisa apa membawa  visi dan misi partai Golkar. "Dalam tiga tahun kedepan karena ini tahun konsulidasi yang sangat singkat tiga tahun maka kita membutuhkan kepengurusan yang solid dan tentunya dibawah kepemimpinan yang mampu membawa partai ini khusus Kabupaten Tanahlaut semakin baik,"katanya.
Ini juga untuk mempersiapkan kader partai dengan sebaik baiknya dalam rangka konsulidasi vertikal. Baik itu tingkat kecamatan ,tingkat Desa.
Apalagi saat ini memulai mempersiapkan diri dalam pemilihan kepala Daerah dan pemilu legislatif 2019 dan Pilpres.
"Pelaksanaan Musyawarah Daerah ini harus diselesaikan dengan di akhir oktober ini dan besok ada dua Musda lagi di Hulu Sungai Tengan dan Hulu Sungai Utara,"ujarnya.
Ia juga menambahkan Konsulidasi yang bersifat Rekonsiatif, maka golkar tidak ada lagi Golkar A dan Golkar B cuman ada Golkar yang satu tentunya.
"Semua pungsi kader yang ada diseluruh Kabupaten ini akan kita satukan kembali sehingga mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal ada target politik yang sudah ditetapkan oleh dewan pimpinan pusat dalam rangka Lima sukses tadi yaitu sukses Konsulidasi,sukses Pilkada dan sukses Pileg dan Pilpres,"ungkapnya
Terkait Pilkada Tanahlaut di 2018 mendatang, ia  terus mencermati apakah golkar ini juga mampuh tampil menjadi kan kandidat kepala Daerah di Kabupaten Tanahlaut ataupun Golkar harus berkoalisi dengan partai lainya.
Nampak hadir Wakil Bupati Tanahlaut Drs H Sukamta,Kapolres AKBP Sentot Adi Darmawan ,S.IK, MH, Wakil Kejari  Gazali, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut Kamaru zzaman  dan sejumlah ketua partai.can

Perlambatan Ekonomi, Pengaruhi Penurunan Realisasi Pendapatan Sektor Pariwisata dan Parkir



PELAIHARI - Wakil Bupati Tanahlaut (Tala) Drs H Sukamta mengatakan sependapat dengan Fraksi Amanat Sejahtera terkait realisasi penerimaan daerah sektor pariwisata dan parkir mengalami tren penurunan. "Padasarnya kami sangat sependapat berkaitan dengan penataan kebijakan terhadap sektor pariwisata dan parkir yang diharapkan akan meningkatkan objek di sektor pendapatan pariwisata dan parkir,"ujar Sukamya.
Salah satu faktor terjadinya penurunan lanjut dia disebabkan karena pengaruh perlambatan pertumbuhan ekonomi, kemudian pertumbuhan tempat wisata baru di daerah lain, sehingga pengunjung wisata terbagi.
Kemudian apakah penerima hibah wajib membentuk yayasan terlebih dahulu atau sesuai kebutuhan hibah? Sukamta menjelaska Hibah dapat diberikian salah satunya kepada badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia.
Dalam hal penerima hibah pemerintah daerah menerima permohonan dari organisasi masyarakat jadi bentuk organisasinya tergantung permohonan dengan tidak mempersyaratkan apakah si pemohon berbentuk yayasan atau tidak. "Apabila permohonan dari pondok pesantren ini berbentuk organisasi kemasyarakatan berupa yayasan maka harus terdaftar di Kemenkumham paling sedikit 3 tahun kecuali ditentukan lain peraturan perundang-undangan,"katanya.
Tapi jelas dia apabila tidak berbentuk yayasan dapat berupa surat keterangan terdaftar(SKT)yang diterbitkan oleh Bupati dan penetapan dari pimpinan instansi vertikal atau kepala satuan kerja perangkat daerah terkait.can

 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates