BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Selasa, 22 Januari 2013

Wahid - Hakim Resmi Daftar ke KPU

PELAIHARI - Awan yang sebelumnya mendung dipagi itu, mendadak cerah mengiringi langkah H Wahid-H Nurhakim Ramli saat mendaptar ke KPU Tanahlaut, Kamis (10/1)
Pasangan Bakal Calon Bupati yang diusung 9 Partai Politik yakni, PAN, Barisan Nasional, Patriot, Partai Indonesia Sejahtera, PKPI, PPI, Republikan, Kedaulatan, PNBKI.
H Abdul Wahid-H Nur Hakim Ramli, datang ke KPU dengan jalan kaki menggunakan kopiah hitam dan menggunakan baju muslim putih-putih.
Tepat didepan persimpangan Jalan HA Syairani pasangan bakal calon Bupati dan wakil ini diiringi taritarian, reok ponorogo dan ratusan pendukung kedua pasangan Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tala 2013-2018.

Tiba di KPU, Pasangan Bakal Calon Bupati yang mengusung slogan berdia dan berusaha Untuk Rakyat Tala, tersebut langsung disambut ketua dan Komisioner KPU.
H Abdul Wahid, MSi, mengatakan dipilihnya Kamis sebagai hari pendaftaran sebab dalam pemilihan Kepala Daerah di Tala April mendatang Hari Kamis. Selain itu hari kamis juga bertepatan hari lahir ketua DPD PAN Tala ini. "Makanya berangkat dan keyakinan berusaha dan berdoa kami yakin bakal mampu meraih simpati masyarakat Tala dimana semua adalah saudara-saudara kami, sebab kami juga putra Tanahlaut yang lahir dan dibesatkan di Tanahlaut,"kata Wahid.
"Kami bertekad akan meningkatkan harkat dan martabat rakyat Tanahlaut yang lebih baik lagi,"jelasnya.
Kami sadar mengejar jabatan dan kekuasaan bukan tujuan, akan tetapi hanyalah sebagai saranadalam upaya mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Tanahlaut.
Sebab menurutnya kesuksesan pemimpin bukan di ukur lantaran memiliki harta berlimpah oleh pemimpin. "Namun parameternya kalau masyarakat sejahtera dan perekonomiannya maju. Maka itulah prinsip kami dan itu kami anggap sesuatu keberhasilan kita sebagai pemimpin,"jelas Wahid.
Oleh karena itu, agar ini dapat terwujud kami harus bangkit dan melangkah memberanikan diri mencalonkan diri jadi Bupati dan Wakil Bupati. "Amanah masyarakat, sahabat, keluarga ini akan kami perjuangkan,"katanya.
Lebih lanjut Putra Asmuni ini menjelaskan beda agama, suku, keturunan, budaya, beda latar belakang pendidikan, profesi pekerjaan, status ekonomi, bahkan beda haluan politik. "Kita harus satu dalam bingkai, semangat kebersamaan dan persaudaraan sebagai warga dan Putra Tanahlaut,"katanya.can/

yukuran Nelayan Tala Atas Limpahan Rezeki

PELAIHARI - Ribuan masyarakat Desa Tabanio Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut (Tala) meluber di Pantai Tabanio, kalangan tua muda hingga anak-anak berkumpul di pesisir pantai untuk memanjatkan doa pada Allah SWT.
Orang setempat mengatakan kegiatan itu merupakan rutinitas tahunan pagi warga sebagai bentuk syukur atas limpahan berkah dan rezeki dari laut.
Yusdiansyah mengaku acara semacam ini sudah turun termurun dilaksanakan, namun sebelumnya masih dinamakan pesta pantai. Kini dalam tiga tahun terakhir dirubah namanya selamatan pantai. "Para tokoh masyarakat menghendaki digelar do'a dan ceramah aja, sebab lebih mengena makna syukurannya,"ucap Kepala Desa Tabanio ini.
Sebelumnya jelas dia, kegiatannya pesta pantai, dimana acapkali disalah presepsikan anak-anak muda, baik disini, maupun luar yang datang sekedar untuk ramai-ramai saja. Bahkan acara capkali berubah tempat pacaran. "Inilah yang buat tetuha kampung untuk merubah pesta pantai jadi selamatan pantai,"jelasnya.
Dalam syukuran ini jelas dia atas bantuan kumpulan dari warga disini dan sekitar 140 kapal nelayan disini juga menyumbang dana sehingga selamatan ini dapat dilaksanakan.
Syukuran tidak hanya berdo'a tetapi juga diisi ceramah agama dari Habib Umar Baasyim Martapura.
Terpisah H Abdul Wahid menuturkan Tanahlaut tak dapat dipungkiri menyimpan berbagai keaneka ragaman sumberdaya alam. Seperti kekayaan alam laut, diamana kita memiliki panjang laut kurang lebih 200kilo meter yang terbentang disepanjang pantai. Dari laut ini bagi masyarakat pesisir pantai menggantungkan hidup melalui mencari ikan di laut."Karena itu sebagai bentuk sykur atas limpahan penghasilan itu warga menggelar ritual selamatan pantai. Yang kini menjadi acara rutinitas masyarakat,"ucapnya.
Seperti di Tabanio ini warga disini menggelar acara selamatan pantai, dimana dari laut masyarakat yang umumnya nelayan mendapatkan hasil di laut, dari hasil laut ini masyarakat menggantungkn perekonomian lewat mecari ikan di laut. "Dengan hasil laut ini perputaran roda ekonomi warga disini cukup berkembang, dimana tiap bulan puluhan juta bahkan ratusan uang berputar disini,"ucapnya.
Itu semua adalah hasil dari para nelayan disini lewat mencari ikan. "Maka sebagai bentuk syukur masyarakat disini menggelar selamatan pantai, dimana maksudnya syukuran agar pengahsilan nelayan terus meningkat dan terhidar dari marabahaya.
Selain Tabanio, perkampungan nelayan di Swarangan, Muara Asam-asam, muara Kintap, Batakan dan Takisung juga acapkali menggelar acara tersebut.can/

JORONG - Anggota komisi VII DPR RI Ir H Asfihani geram, menyusul komitmen PT PLN Wilayah Kalseteng agar PLTU Asam-Asam tidak byar pet (mati) tak terealisasi. "Saya sangat menyayangkan hal tersebut sebab anggaran APBN pertahun kita subsidi Rp.1,2trilun. Tapi nyatanya masih mati terus,"ucap Asfihani disela Peninjauan kesiapan peresmian Pabrik biji besi milik PT Delta Prima Steel, bersama Dirjen Minerba Pusat, Jum'at (19/10) di Kecamatan Jorong.
Anggaran 1,2trilun itu khusus untuk PLN Kalseteng yang diperuntukan PLTU Asam-Asam.
Seharusnya permasalahan itu bisa ditangani dengan cepat, sebab anggaran sudah tersedia, karenanya pihak PLN juga harus menyiapkan insiyur yang benar-benar ahli agar PLTU ini betul bisa ditangani dengan cepat dan tidak merugikan masyarakat. "Jika da alasan masalah anggaran itu pasti mengada-ada sebab dana subsidi ke PLN Kalseteng 1,2trilun,"tegas Politisi Partai Demokrat asal Kalsel ini.
Asfihani mengaku sering menerima sms dan relpon terkait permasalahan listrik yang sering mati."Saya sering mendapat informasi dari warga terkait permasalahan listrik ini,"
Asfihani juga berencana akan mendatangi PLTU di Asam-Asam untuk kedua kali, karena pihak PLTU berjanji akan menyelesaikan unit 3 dan 4, namun unit ke 4 hingga sekarang belum selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor.
Padahal, dengan keterlambatan ini tentu masyarakat banyak dirugikan, dan seharusnya pihak Kontraktor mendapat denda, karena sudah melewati batas perjanjian yang sudah ditentukan. "Nanti kita lihat dulu permasalahan itu sejauh mana, kita tidak berbicara angka," ucap Asfihani.
"Dengan dana subsidi sebesar Rp2,5 Trilyun dan tentu uang harus pertanggungjawabkan dengan baik. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat terkait penerangan.
Tidak itu saja, atas ketidaknyamanan kinerja PLN kepada masyarakat Kalsel, seharusnya PLN memberikan ganti rugi kepada masyarakat atas pemadaman yang terjadi, sebab banyak peralatan elektronik yang rusak akibat dari pemadaman."Peralatan TV, Radio atau barang elektronik banyak yang rusak, coba dihitung saja," tegasnya kepada koran ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat Kalsel banyak yang kecewa dengan kinerja PLN dengan seringnya pemadaman listrik diwilayah Kalselteng. Akibat dari gangguan di PLTU Asam-Asam baik unit 1 dan 2.can/

Dua Tahun Memohon Jalan Lingkungan Pestren Hasyimiah Belum di Aspal

KINTAP -  Kondisi Jalan Lingkungan di Pesantren Terbesar di Tala, Pondok Pesantren Al Hasyimiah Desa Pasir Putih Kintap Hingga kini masih memprihatinkan. Jalan lingkungan yang hanya kurang lebih 1 kilo meter ini masih becek dilalui para jamaah pondok pesantren. Apalagi pada musim hujan jalan ini tergenang air dan sedikit becek.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Hasyimiah H Habib Farauq mengatakan, sudah dua tahun ian sudah memohon ke Pemerintah Tanah Laut, namun sampai sekarang belum dapat kepastian bakl dikerjakan. "Permohonan itu baik sudah dua kali begitu juga di ABT juga diusulkan, namun belum dapat jawaban pasti bakal diperbaiki jalan kami,"ucap Habib Farauq, Sabtu lalu.
Permohonan dilakukan pada 2011 dan 2012 namun belum mendapat jawaban dari Pemerintah Daerah jelas Habib.
Padahal lanjut Pimpinan Pondok Pesantren tertua di Tala ini, permohonan pengaspalan jalan tidak sampai 1 Kilo. "Jalan dilingkungan  ini tidak sampai satu kilo, sejumlah badan jalan sudah tak terlihat,"kata Habib.
Dulu menurutnya pernah dilakukan pengaspalan kira-kira sudah 5 tahun lalu, dan kini aspalnya sudah hilang air dan waktu.
Dengan diperbaiki jalan ini tentunya untuk menunjang belajar mengajar bagi santri serta pengajian. Dimana pengajian dilaksanakan dua kali dalam satu minggu dihadiri ribuan jamaah dari penjuru kintap dan Jorong bahkan ada dari Palaihari. "Kita berharap pemerintah dapat merealisasikan perbaikan jalan ini, demi kenyamanan bagi jamaah melaksanakan ibadahg,"ucapnya.
Secara terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanah Laut H Syahrian Nurdin mengatakan, akan memperhatikan aspirasi Pimpinan Pondok. "Kita akan segera meninjau lokasi dalam beberapa hari ini,"ucapnya.
Ia menjelaskan jika dilokasi itu juga merupakan pemukiman warga maka ini bisa segera direalisasikan pada tahun anggaran mendatang. Namun jika hanya dilokasi itu hanya pondok maka itu sifatnya hibah.
Untuk itu akan menjadi perhatian pihaknya. "Kita akan segera turun kelokasi, sebab saya belum tahu persih lokasi pondok tersebut,"tutup Syahrian.
Takisung Bakal di Bangun Break Water Mirip Bali

PELAIHARI - Wisata Takisung selangkah lagi menuju, kawasan wisata yang mirip dengan pantai Sanur bali. Venue Break water (pemecah gelombang) 2013 mendatang bakal di bangun.
Break water akan dilengkapi pasilitas rumah wisata untuk memperindah kawasan pantai Takisung.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanah Laut H Syahrian Nurdin, Melalui Kabid Irigasi Sungai dan Rawa Didiik Heru Purwanto,ST, disela Kunjungan ke Propinsi Bali.
Didik mengatakan dia mendampingi Komisi III DPRD Tanah Laut, dalam rangka belajar tata cara pengamanan pantai dan tata cara pengelolaan pantai di Bali ini.
"Kunjungan kami mendapatkan contoh break water yang ada di beberapa pantai di Badung Bali ini, seperti di pantai Sanur Break Waternya sangat baik dan bisa diterapkan di Tala,"katanya.
Rencana kami di 2013 akan di bangun break water di Kawasan Pantai Takisung. "Akan dibangun mirip di Sanur ini, hanya saja kita bentuknya T dan rumah singgah diatasnya satu,"ucapnya.
Dalam perencanaan kita ada dua break water yang akan di bangun. Dengan kalkulasi anggaran sebesar Rp 5milyar untuk dua break water.
Masing-masing panjang 50 sampai 75meter, lebar 2 sampai 3meter, badan jalan di cor. Bawahnya pakai gorong-gorong.
Pembangunan break water tersebut sebagai bentuk keseriusan kita untuk pengamanan kawasan pantai terutama di lokasi wisata pantai.
"Ini juga akan menambah daya tarik pengunjunhg wisata. Selain kawasan pantai wisata keamanan terjamin,"uacppnya.
Apalagi saat ini Propoinsi Kalsel turut ambil bagian membantu kita dalam pembangunan Jeti siring beton dilokasi pantai.
Saat ini juga dilakukab penyiringan menyambung siring yang ada. Nanti itu akan kita sampaikan di dekat mushola dekat pantai.
"Kita juga sangat bersukur Pihak Propinsi melalui Balai Wilayah Sungai II Kalimantan. Dimana dibantu pembangunan anggaran Rp.2,9milyar.
Secara terpisah Wakil Ketua DPRD Tanah Laut H Arkani, S.Pd mengatakanb, kunjungan guna memantapkan langkah pembangunan daerah terutama yang menyangkut pembangunan fisik di kawasan pantai. "Pembangunan itu tak lain agar pantai kita aman serta mengurangi abrasi pantai,"ucapnya.
Ilmu ini tentu sangat berharga. Artinya dengan adanya pembanding ini Dinas Pekerjaan Umum tidak asal bangun. "Apapun itu untuk kemajuan pembangunan daerah serta perencanaan dan kebutuhan umum maka DPRD akan mendukung. Tentunya ada kajiannya,"tutupnya.
Selain Ketua Komisi III H Yusuf Helmi, bersama anggota, H Abdul Wahid, H Subani Ikhsan, Saleh Basri, H Dikrun, Surliansyah.Abdul Basit, Syaefudin. Hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tala H Syahrian Nurdin, Kepala Dinas Pariwisata Budaya pemudan dan Olah raga, Drs Dahnial Kifli,Kabid Irigasi Didik Heru Purwanto dan kasi Irigasi sungai Dinas PU Tanah lau
PAN Tala Targetkan 10 Kursi, di Pemilu 2014 Mendatang

PELAIHARI - Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Tanah Laut, H Abdul Wahid, S.Sos,MSi pada pemilu legislatif 2014 Mendatang menargetkan meraih 10 Kursi di TK II.
"Kami yakin dengan melihat kader-kader partai yang cukup dikenal dan mempunyai SDM yang baik maka pemilu legislatif mendatang. Kami dapat memenuhi target dengan 10kursi,"ucap Ketua DPC PAN Tanahlaut, Jum'at (6/9) di Selah Penyerahan Berkas Verifikasi Partai di KPU Tala di dampingi Marianto dan beberapa kader Partai..
Struktur partai kami kini lebih berkembang 11 Kecamatan PAC kita lengkap, bahkan ditingkat ranting juga sudah ada.
Kegiatan kemasyarakat juga terus kita gelar. "Karenya dengan kebersamaan masyarakat dengan PAN di desa-desa kita yakin dapat meraih kursi wakil rakyat 8 sampai 10,"katanya.
Apalagi kata dia, pada pemilu legislatif 2014 bakal bertambah, dari 30 menjad 35.
Pada pemilu 2009 lalu PAN Tanahlaut meraih 3 Kursi, Masing-Masing Marianto dari Jorong, Mariatul Kiftiah dan H Abdul Wahid sendiri.
H Wahid menambahkan berkaca pada periode sebelumnya 2003 Partai Golkar meraih kursi terbanyak yakni 8 Kursi. "Untuk itu melihat hasil fakta tersebut maka kita yakin mampu meraih kursi diatas delapan. Apalagi kursi DPRD pemilu 2014 bakal bertambah,"katanya.
Tentunya, keyakinan kita ini dibarengi dengan kerja yang nyata melalui kegiatan sosial maupun pembinaan dan pemberian keterampilan pada elemen masyarakat. "Partai terus berjalan merangkul semua kalangan masyarakat,"ucapnya.
Tentunya, kegiatan partai ini akan terus kita kembangkan demi membantu masyarakat dan bisa maju bersama PAN. Sebab kita sadar masih banyak yang belum terlayani.
Namun demikian kita tidak akan berhenti berbuat untuk kemajuan daerah. "Maka dari itu tidak ada jalan lain kita harus menang,"katanya.
Cara untuk menang, bisa meraih kursih sesuai target kita. Tentu dari kita sudah punya strategi pemenangan nanti. Strategi ini tak bisa kami sampaikan ke publik.
Namun, strategi kita ini berlandaskan startegi yang santun tanpa mendiskreditkan yang lain serta lebih mengedepankan kerja dan bekerja untuk kemajuan daerah.can

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates