BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Jumat, 02 Oktober 2015

Rampok Gasak 600juta Uang PT Candi Artha


PELAIHARI - Aksi perampokan kembali terjadi, kali ini perusahaan sawit PT Candi Arta di Desa Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut yang menjadi sasaran. Alhasil uang Rp 600juta yang tersimpan didalam berangkas habis digondol rampok, Selasa (29/9) malam. "Uang di berangkas perusahaan itu merupakan uang setoran pajak perusahaan yang belum sempat disetor karena sistem online sedang bermasalah,"kata Manager PT Candi Artha Rudi Susanto, Rabu (30/9) kemarin.
Selain uang penyetoran pajak perusahaan terdapat pula uang hasil penjualan hewan kurban, uang donasi para karyawan untuk anak yatim dan masjid.
"Uang paling besar itu sekitar Rp 200 juta untuk pembayaran pajak. Saat itu uang itu mau disetorkan, tapi tidak bisa online sehingga uang disimpan sementara diberangkas," katanya.
Pascaperistiwa pembobolan berangkas di ruang kasir kantor PT Candi Artha di Desa Batuampar, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut.
Rudi mengaku Manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit jera dan tak lagi menyimpan berangkas. Transaksi keuangan untuk berbagai kepentingan seperti membayaran gaji karyawan dilakukan melalui perbankan.
"Antisipasi kami setelah peristiwa ini, semua transaksi keuangan melalui bank saja. Kami tak mau peristiwa terulang lagi," kata Manajer Kebun PT Candi Artha, Rudi Susanto, Rabu (30/9).
Rudi mengaku semangat kerjanya berkurang karena lenyapnyauang Rp 600 juta itu. Sebab uang itu merupakan uang  perusahan untuk membayar pajakLegal PT Candi Artha, Maulana Maliq mengaku sudah melaporkan peristiwa yang terjadi di kantornya kepada polisi.
Menurutnya, sudah dua petugas keamanan yang dimintai keterangan oleh polisi. Menyusul sisanya.
Selain itu, beberapa dokumen atau data perusahaan yang diingin polisi juga sudah disampaikan sebagai bahan penyelidikan. "Saya berharap pelaku bisa segera terungkap pihak kepolisian,"katanya.
Ia menerangkan cukup mengherankan pelaku bisa mulus membawa dua berangkas. Sejatinya berangkas yang ditaro di kantor itu hanya mampu diangkat sekitar enam orang lantaran cukup berat.
Kapolsek Batuampar, Iptu Alpiando Papona mengaku sudah meminta keterangan petugas pengaman perusahaan yang berjaga saat peristiwa itu.
Menurutnya bersama anggota identifikasi sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti dan petunjuk yang mengarah kepada para pelaku.
Ia menghimbau pada sejumlah perusahaan perkebunan di wilayah kecamatan Batuampar selalu waspada jangan sampai itu terjadi lagi
Hal yang sama disampaikan Kapolres Tala AKBP Rizal Irawan, SIK pihaknya sudah melakukan upaya seperti olah TKP dan mencari keterangan saksi-saksi yang ada serta mencocokan pelaku data yang ada di Polda Kalsel, "Saat ini tim Polres Tala sudah bergabung dengan Direktorat Reserse kriminal umum Polda Kalsel terkait kasus pembobolan Berangkas di PT Candi Artha,"katanya.
Menurut Kapolres Tala ini, tidak menutup kemungkinan perampokan itu ada kaitan dengan TKP-TKP yang lain.can

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates