Bawaslu
Provinsi Kalsel melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) Barito Kuala (Batola) Tahun 2017 di Aula Selidah Kantor Bupati Batola,
Kamis (27/10).
Kegiatan
yang menghadirkan narasumber Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak, Anggota
Komisi II DPR RI Sutriyono, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni, Bupati
Batola H Hasanuddin Murad, dan tokoh masyarakat ini juga dihadiri 3 pasangan
calon (paslon) Bupati Batola periode 2017-2022.
Namun
dari semua paslon yang hadir nampaknya paslon nomor urut 3 hanya dihadiri calon
Wakil Bupati Fahrin Nizar. Sedangkan calon bupatinya Hasan Ismail tidak
terlihat hadir.
Yang
menarik, semua paslon yang hadir, mulai pasangan nomor 1 Hj Noormiliyani AS –
Rahmadian Noor, pasangan urut 2 H Bahrian Noor – Suwandi, dan calon wakil
bupati nomor urut 3 Fahrin Nizar tampak terlihat rukun. Bahkan pada saat hadir
mereka saling bersalaman dan berangkulan serta duduk dalam satu meja.
“Ini
pembelajaran politik yang sangat baik bagi masyarakat,” tutur salah satu warga
di acara Sosialisati Tatap Muka kepada Masyarakat dan Stakeholders yang dihadiri
Forkopinda Batola, penyelenggara pemilu, kemenag, tokoh masyarakat, tokoh
agama, perwakilan kepala sekolah, pemilih pemula, ormas, parpol, dan para tim
sukses tersebut.
Bupati
Batola H Hasanuddin Murad saat membuka kegiatan berharap, pesta demokrasi lima
tahunan ini benar-benar dimengerti dan dipahami seluruh masyarakat agar semakin
mendorong terciptanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam rangka mendukung
penyelenggaraan pilkada yang aman, tertib, lancar dan sukses.
Sehubungan
dengan itu, mantan anggota DPRRI tersebut mengharapkan, seluruh komponen
masyarakat agar ikutserta mengawal dan menjaga kelancaran jalannya seluruh
proses tahapan Pilkada Batola Tahun 2017 supaya terlaksana dengan jujur, adil,
dan berkualitas.
Khusus
kepada peserta sosialisasi, Bupati Batola dua priode itu, mengajak untuk
meningkatkan pemahaman kesadaran serta partisipasi aktif seluruh masyarakat
agar memanfaatkan hak politik sebaik-baiknya disamping turut melakukan
pengawasan guna mendukung terwujudnya penerapan nilai demokrasi secara jujur
dan adil serta berkualitas.
Hal
senada diharapkan Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni. Ia menghendaki melalui
Sosialisasi Persiapan Pengawasan Pilkada ini bisa mencegah terjadinya
pelanggaran dan kecurangan hingga terjadinya kegagalan dalam pelaksanaan.
Mahyuni
mengutarakan, pelaksanaan Pemilu Tahun 2015 di Kalsel berlangsung dengan
tertib, aman dan lancar. Bercermin dari pengalaman tersebut ia pun optimis
pelaksanaan Pilkada Tahun 2017 ini akan berjalan lebih baik lagi.
Dalam
upaya mewujudkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang betul-betul demokratis,
Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel tersebut, mengharapkan semua pihak menghindari
segala tindakan yang bersifat pelanggaran di samping diperlukan pengawasan
seluruh lapisan masyarakat.
“Persoalan
money politics persoalan kita semua. Untuk itu marai sama-sama menjaga, paling
tidak bagi kita yang hadir dan keluarga,” tekannya.
Acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Stakeholders dan
Masayrakat dalam Rangka Persiapan Pengawasan Pilkada Batola ini dirangkai
pengalungan kain sasirangan kepada Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak,
Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono, dan Bupati Batola H Hasanuddin Murad.can

Posting Komentar