BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Selasa, 01 November 2016

Perlambatan Ekonomi, Pengaruhi Penurunan Realisasi Pendapatan Sektor Pariwisata dan Parkir



PELAIHARI - Wakil Bupati Tanahlaut (Tala) Drs H Sukamta mengatakan sependapat dengan Fraksi Amanat Sejahtera terkait realisasi penerimaan daerah sektor pariwisata dan parkir mengalami tren penurunan. "Padasarnya kami sangat sependapat berkaitan dengan penataan kebijakan terhadap sektor pariwisata dan parkir yang diharapkan akan meningkatkan objek di sektor pendapatan pariwisata dan parkir,"ujar Sukamya.
Salah satu faktor terjadinya penurunan lanjut dia disebabkan karena pengaruh perlambatan pertumbuhan ekonomi, kemudian pertumbuhan tempat wisata baru di daerah lain, sehingga pengunjung wisata terbagi.
Kemudian apakah penerima hibah wajib membentuk yayasan terlebih dahulu atau sesuai kebutuhan hibah? Sukamta menjelaska Hibah dapat diberikian salah satunya kepada badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia.
Dalam hal penerima hibah pemerintah daerah menerima permohonan dari organisasi masyarakat jadi bentuk organisasinya tergantung permohonan dengan tidak mempersyaratkan apakah si pemohon berbentuk yayasan atau tidak. "Apabila permohonan dari pondok pesantren ini berbentuk organisasi kemasyarakatan berupa yayasan maka harus terdaftar di Kemenkumham paling sedikit 3 tahun kecuali ditentukan lain peraturan perundang-undangan,"katanya.
Tapi jelas dia apabila tidak berbentuk yayasan dapat berupa surat keterangan terdaftar(SKT)yang diterbitkan oleh Bupati dan penetapan dari pimpinan instansi vertikal atau kepala satuan kerja perangkat daerah terkait.can

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates