BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Jumat, 30 Oktober 2015

Beruang Madu Betina Tewas di Tembak Masuk ke Pemukiman Warga

PELAIHARI - Habitannya ludes terbakar seekor beruang madu betina, tersesat dan masuk pemukiman penduduk. Satwa yang dilindungi inipun terpaksa dilumpuhkan oleh polisi kehutanan, BKDA dan Anggota Kepolisian Polres Tala, dengan cara ditembak dan langsung tewas ditempat, tepatnya di Perumahan Komplek Gagas Permai RT 23 Kecamatan Pelaihari, Kamis (29/10) sekitar pukul 12.15 wita.
Beruang Madu ini diduga turun gunung akibat terbakarnya ruma satwa di Gunung Batu Mandi dan Gunung Tikup di kawasan Tahura Sultan Adam wilayah Kecamatan Bajuin. Tewasnya Beruang madu ini sempat jadi tontonan warga setempat.

Perampok Brangkas Candi ArthaTertangkap di Bandara Lombok

Kelompok Itu Merupakan Sindikat Rampok Antar Pulau

PELAIHARI - Petualangan perampok antar Pulau akhirnya terhenti di Bandara Internasional Lombok (NTB),  setelah jajaran Satreskrim Polres Tanahlaut berhasil menangkap jaringan perampok spesialis berankas yang diduga bereaksi antarpulau, Rabu (21/10). Sekitar pukul 15.30 wita waktu setempat.
Informasi dihimpun, tiga pelaku berhasil ditangkap di Bandara Lombok Internasional. Ketiganya persiapan berangkat tujuan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu. 

Jumat, 02 Oktober 2015

Padamkan Api Agar Warga Tala Terhindar Polusi Udara


PELAIHARI - Tak ingin Masyarakat Tanahlaut, menghirup polusi udara kotor akibat kebakaran hutan, Bupati Tala, H Bambang Alamsyah, tidak henti-hentinya bergerak aktif memadamkan api yang membakar sejumlah lahan kering di Bumi Tuntung Pandang Tersebut.
Dalam memdamkan api tak hanya menggunakan peralatan canggih, orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang tersebut juga memadamkan api menggunakan peralatan pertanian seperti tangki pompa penyiram hama dan wereng.
Dirinyapun mengerahkan komunitas Trail di Tala, yang diikuti Kapolres AKBP Rizal Irawan, Dandim Letkol ARH Hasto Respatiyo, Kepala BPBD Tala HM Noor, Camat Bati-Bati Mawardi dan masyarakat peduli Api.

Eks Gedung Pasar Lama Bakal Jadi Ruang Publik

PELAIHARI - Tidak memungkinkan untuk di rehab kembali gedung pasar lama di Jalan Samudra Pelaihari bakal disulap jadi Ruang Publik.
Pemerintah setempat rencanakan menjadikan Eks gedung pasar lama disulap jadi ruang publik. "Gedung pasar lama kita rencanakan dijadikan ruang publik. Saat ini kita meminta bagian aset untuk mendata asetnya dulu baru kita rancang menjadi ruang publik,"kata Bupati Tanahlaut H Bambang Alamsyah, disela Rapat Paripurna di DPRD belum lama tadi.
Kenapa ada pemikiran menjadikan eks gedung pasar lama menjadi ruang publik? Hal itu berdasarkan beberapa kita usulkan, termasuk di Musrembang. "Kajian teknis menyampaikan jika itu kita jadikan pasar jelas sangat sempit dan tidak memungkinkan wadah untuk perputaran ekonomi masyarakat,"katanya.
Selain itu, lanjut dia jika beberapa tiang gedung berlantai dua itu dipotong agar terlihat luas maka tentu pondasi gedung sudah tidak kuat. "Hal ini juga akan berakibat fatal beresiko runtuh dan anggaran jadi terbuang,"katanya.

Rampok Gasak 600juta Uang PT Candi Artha


PELAIHARI - Aksi perampokan kembali terjadi, kali ini perusahaan sawit PT Candi Arta di Desa Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut yang menjadi sasaran. Alhasil uang Rp 600juta yang tersimpan didalam berangkas habis digondol rampok, Selasa (29/9) malam. "Uang di berangkas perusahaan itu merupakan uang setoran pajak perusahaan yang belum sempat disetor karena sistem online sedang bermasalah,"kata Manager PT Candi Artha Rudi Susanto, Rabu (30/9) kemarin.
Selain uang penyetoran pajak perusahaan terdapat pula uang hasil penjualan hewan kurban, uang donasi para karyawan untuk anak yatim dan masjid.
 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates