BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Entertainment

Technology

Traveling

Sabtu, 21 April 2018

‘Kartini Batola’ Itu Genap Berusia 59 Tahun * Digelar HUT Kartini di Jejangkit Muara

Batola - Peringatan Hari Kartini ke-139 Tahun 2018 yang jatuh, Sabtu (21/04), terasa sangat istimewa. Kali ini peringatannya selain dilaksanakan di Desa Jejangkit Muara Kecamatan Jejangkit juga pelaksanaanya bersamaan syukuran terpilihnya desa ini sebagai lokasi Optimasi Lahan Rawa Lebak seluas 750 hektar Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia (HPS) dari Kementerian Pertanian.
Lebih surprise lagi, peringatannya berbarengan dengan syukuran miladnya Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani ke-59. ‘Kartini Batola’ ini memiliki tanggal kelahiran yang sama dengan pejuang emansipasi wanita Raden Ajeng Kartini yakni 21 April.
Rekam jejak keduanya pun memiliki kemiripan yakni sama-sama memperjuangkan kesamaan derajat antara perempuan dan laki-laki. Karenanya tak heran jika wanita hebat ini kini memangku jabatan kepala daerah perempuan pertama di Kalsel sebagai Bapati Batola. Bahkan, isteri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad ini, sebelumnya sempat memangku jabatan Ketua DPRD Kalsel yang juga tergolong pertama di Kalsel. 
Peringatan Hari Kartini sekaligus Syukuran Desa Jejangkit dan Miladnya Hj Noormiliyani ini berlangsung cukup semarak. Acara selain diisi hiburan dengan menghadirkan artis Liga Dangdut dari Batola Rina juga menampil aneka tari dari TK, SD, SLTP dan SLTA.
Acara juga diisi pembagian puluhan hadiah doorprize yang diperuntukan khusus bagi masyarakat Kecamatan Jejangkit yang berhasil menjawab pertanyaan seputar nama pejabat yang terdapat di lingkungan Pemkab Batola.
Di hadapan berbagai lapisan masyarakat, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyatakan sangat bersyukur bisa bertemu dan bersilaturahim dengan warga masyarakat Jejangkit Muara dan sekitarnya.  
Sebenarnya, sebutnya, kegiatan ini yang utama dilaksanakan dalam rangka syukuran atas lahirnya seorang wanita pejuang persamaan hak antara pria dan wanita yakni RA Kartini yang ke-139 Tahun 2018.
Selain itu, lanjutnya, dalam syukuran atas diberikannya program penyiapan lahan rawa di Kabupaten Batola untuk mendukung Penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia Tahun 2018.
Menurutnya, jika tidak ada Kartini maka mungkin semuanya tidak bisa bersama-sama seperti saat ini. Mengingat, katanya, Kartini lah yang menerobos tatanan yang biasanya bahwa pendidikan itu hanya khusus untuk kaum lelaki.
Tetapi oleh Kartini, yang seorang ningrat, isteri dari seorang adipati itu dengan pemikiran cemerlang akhirnya berhasil.
“Tanpa perjuangan beliau, semua profesi yang dipangku para wanita termasuk saya saat ini tidak akan mungkin bisa dilakukan tanpa adanya terobosan dan perjuangan Kartini kala itu,” katanya.
Kepada masyarakat Jejangkit Noormiliyani mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas antusiasnya menerima Program Penyiapan Lahan Rawa dalam rangka Penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia Tahun 2018.
“Insya Allah Jejangkit Muara ini ke depannya akan menjadi percontohan dari pertanian modern di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, Sekdakab Batola, Supriyono mengatakan, acara ini terlaksana atas gagasan Bupati Batola Hj Noormiliyani pada 12 Maret 2018 lalu pada saat melakukan pertemuan dengan masyarakat Jejangkit Muara terkait rencana penempatan Program Lahan Rawa Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia Tahun 2018.
Karenanya, sebut Supriyono, acara 3 in 1 ini merupakan wujud realisasi dari keinginan Bupati Hj Noormiliyani sekaligus sebagai bentuk rasa syukur bersama-sama masyarakat Jejangkit.can/

Selasa, 09 Januari 2018

Sukamta-Abdi Rahman Daftar ke KPU Tala

Sukamta-Abdi Rahman Daftar ke KPU Tala

PELAIHARI - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanahlaut (Tala), periode 2018-2023 h Sukamta-Abdi Rahman resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum setempat, Selasa (9/1).
Pasangan diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  dan Partai Keadilan dan Persatuan  Indonesia (PKPI) tersebut diantar ratusan pendukung diiringi kesenian daerah Hadrah dan Reog Ponorogo.
Saat mendaftar ke KPU Tanahlaut, pasangan Sukamta-Abdi Rahman didampingi masing-masing pengurus ketiga partai pengusung, baik pengurus provinsi maupun pengurus kabupaten.
Kedatangan pasangan Sukamta-Abdi Rahman tepat pukul 10:00 Wita itu merupakan pasangan pertama dari partai politik mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati dihari kedua proses pendaftaran dibuka.
Usai menyerahkan berkas pencalonan yang dinyatakan memenuhi syarat pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, kedua pasangan tersebut menyampaikan visi misinya dihadapan Komisioner KPU dan para pendukung partai.
Bakal Calon bupati Tanahlaut Sukamta mengungkapkan dalam visi misinya selain masalah kesejahteraan pihaknya mengedepankan pendidikan dan kesehatan serta pemanfaatan himpunan kerukunan tani Indonesia agar para petani lebih sejahtera.
Terpisah, Ketua KPU Tanahlaut Kamaruzzaman mengatakan,  pasangan Sukamta-Abdi Rahman dinyatakan memenuhi syarat dengan dukungan delapan kursi dari Partai Gerindara, PKS dan PKPI.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, berkas pasangan tersebut lengkap,"tandasnya.
Terpisah Berdasarkan informasi dihimpun, Rabu (10/1) sekitar pukul 14:00 Wita, pasangan Bambang Alamsyah-Ahmad Nizar akan mendaftarkan diri ke KPU Tanahlaut.can

Rabu, 15 Maret 2017

Noormiliyani-Rahmadian Noor Ajak Bersatu Bangun Batola

BATOLA - Setelah ditetapkan KPUD Kabupaten Barito Kuala (Batola) Pasangan bupati dan wakil Bupati Kabupaten Barito KualaTerpilih Hj Noormilyani AS SH -Rahmadian Noor, ST langsung mengajak semuan elemen masyarakat bersatu untuk membangun Barito Kuala yang lebih baik dan maju. "Yang lebih penting saat ini mari kita semua bersatu membangun Batola yang lebih maju sesuai Moto kita yaitu satu kata satu rasa untuk kemajuan masyarakat,"kata Pemegang Mandat Rakyat Noormiliyani bersama pasangannya Rahmadian Noor disela Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati, Rabu (15/3) di Prima Hotel Marabahan.
Kemenangan ini lanjut dia adalah kemenangan masyarakat Kabupaten Barito Kuala, sebab tujuan kami adalah membangun Batola, membangun desa menata kota. "Yang secara keseluruhan meliputi segala pembangunan yang ada baik sdm, masyarakat, kesehatan, pendidikan dan keagamaan juga harus jalan,"katanya.
Perempuan pertama terpilih jadi Bupati di Kalsel ini juga mengajak seluruh pasangan calon bupati yang maju di Pilkada Batola agar bersama-sama membangun Bumi Ijejela dengan masukan dan ide-ide untuk kemajuan masyarakat kita. "Kami tentu sangat berterimakasih jika saran dan pandangan untuk kemajuan Batola yang kita cintai ini,"ujar Miliyani.
Ia juga mengapresiasi atas partisipasi Masyarakat Batola yang memberikan hak suaranya hingga mencapai 70,2persen. "Kami tentu sangat bangga masyarakat Batola sangat serius dan peduli akan kemajuan pembangunan, Pilkada Batola juga berlangsung aman"katanya.
Seluruh elemen masyarakat Batola, baik tim pemenangan, simpatisan maupun partai politik pendukung kami ucapkan terima kasih. "Semoga kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik," paparnya.
Terpisah Ketua KPU Kabupaten Batola Nanang Kaderi disela acara, mengatakan bahwa penetapan pasangan calon terpilih semula dijadwalkan pada 8-10 Maret 2017 tetapi diundur setelah KPU menerima surat pemberitahuan dari KPU pusat terkait dengan perubahan tahapan dan jadwal itu.
Kemudian kami menindaklanjuti surat KPU pusat terkait perintah perubahan tahapan dan jadwal penetapan paslon terpilih Pilkada Serentak 2017. Jika semula penetapan akan dilakukan 8-10 Maret 2017 maka diundur sehingga baru 15 Maret ini dilakukan pleno terbuka pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Batola.
Ia mengatakan perubahan jadwal penetapan pasangan calon terpilih itu dilakukan mengingat untuk daerah yang tidak ada sengketa perselisihan hasil pemilihan (PHP) pilkada di MK maka harus mengantongi surat keterangan dari lembaga itu.
Turut hadiri dalam Rapat Pleno Terbuka tersebut, Wakil Bupati Batola , Ketua KPU Provinsi Kalsel DR H Samahudin Muharram, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni, Panwaslu Batola dan sejumlah SOPD Batola.can

Selasa, 01 November 2016

Yuniken Gantikan Kajari Batola Asis Widarto


Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala (Batola) diserahterimakan dari pejabat lama Asis Widarto SH kepada Yuniken Pujiastuti SH MHum. Senin (31/10) malam, dilaksanakan pisah sambut antara keduanya di Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Batola.
Asis Widarto menempati posisi baru sebagai Kajari Nganjuk, Jatim. Sedangkan Yuniken sebelum menjabat sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jokjakarta.
Pisah sambut Kajari Batola ini ditandai penyerahan cindera mata kepada Asis Widarto dan isteri dari Bupati H Hasanuddin Murad, Sekda Supriyono, Forkopinda dan  dinas instansi.
Bupati Hasanuddin Murad menyampaikan selamat datang kepada Kajari Batola yang baru Yuniken Pujiastuti. Ia berharap dengan kehadiran pejabat baru semakin memberikan kontribusi penegakan hukum di Batola.
Mantan anggota DPRRI itu juga berharap, pejabat baru di korps Adhyaksa Batola itu dapat mengawal pelaksanaan pembangunan terutama menyangkut dana desa (dandes) agar berjalan dengan baik dan lancar.
Kerjasama pengawalan dandes yang diharapkan tidak saja di level atas namun hingga ke level bawah dalam upaya melakukan tindakan previntif untuk menghindari terjadinya pelanggaran.
“Untuk menghindari kesalahan maka kawalah sejak dini. Kalau ada gejala, tegur dan panggil mereka. Namun jika tetap ada yang nakal baru dijewer,” saran bupati.
Langkah yang dilakukan ini, lanjut mantan Dosen Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin itu, terkait upaya penyelamatan uang negara sekaligus menghilangkan paradigma bahwa semakin banyak kasus jadi repotasi bagi penegakan hukum.
“Dalam persepsi saya, pembangunan yang berhasil itu bukan semakin banyak kasus yang ditemukan namun semakin sedikit orang masuk penjara,” tutur bupati yang akrab disapa pak Hasan itu.
Kepada Kajari yang baru, bupati juga menceritakan kondisi geografis dan keadaan masyarakat di Batola yang majemuk, egaliter serta sangat familiar.
Untuk itu ia menyampaikan selamat bergabung untuk bersama-sama membangun Batola.“Saya yakin kajari yang baru akan mampu menyesuaikan dengan masyarakat di sini,” katanya.
Sementara kepada pejabat yang lama Asis Widarto dan isteri, bupati mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru. Ia berharap walau sudah terpisah tempat namun tetap tidak melupakan hubungan silaturahmi dan tetap hadir pada momentum-momentum peringatan seperti hari jadi dan lainnya.
Sebelumnya, Kajari Batola yang baru Yuniken Pujiastuti mengharapkan kesediaan masyarakat dan pemkab menerima kehadirannya. Sebagai orang baru ia mengharapkan masukan dan bimbingan sehingga bisa saling bekerjasama untuk menciptakan yang terbaik untuk masyarakat Batola.
Sementara pejabat lama Asis Widarto mengharapkan doa restu seluruh masyarakat Batola agar dalam menjalankan tugas di tempat baru bisa berjalan lancar. Asis yang didampingi isteri juga menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas terdapat kesalahan dan kekhilafan baik disengaja maupun tak disengaja

260 Penyair Indonesia Pesta Puisi di Marabahan



Kabupaten Barito Kuala (Batola) di tahun 2016 memperoleh kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggara temu sastrawan se-Indonesia. Temu kangen dan temu karya para penyair beragam usia ini dibuka Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Mohandas Hendrawan, Jumat (28/10) malam.
Acara yang bertajuk “Tifa Nusantara 3” ini merupakan kelanjutan Tifa Nusantara 1 tahun 2013 di Banten dan Tifa Nusantara 2 di Tangerang tahun 2015 ini diikuti 260 penyair. Kegiatan sastra yang diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah yang difasilitasi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola ini berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (28-30) Oktober.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berharap kegiatan yang diselenggarakan dapat mendorong pengembangan kesastraan di tengah masyarakat. Ia pun bersyukur keberadaan sastra tidak pernah memudar meski di tengah himpitan perkembangan zaman yang semakin canggih dan moderen seperti sekarang.
“Keberadaan sastra saya yakini tidak akan tergusur karena kesastraan merupakan salah satu pilar pembentukan identitas manusia,” katanya melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Mohandas Hendrawan. 
Gubernur menilai, temu sastrawan ini merupakan even penting yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbuat yang lebih baik bagi dunia kesastraan. Karenanya momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman serta motivasi semangat menulis kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan kebiasaan menulis, baik puisi dan lainnya akan terwujud masyarakat yang kreatif dan cerdas,” pungkasnya.
Gubernur juga berharap, temu sastrawan ini bisa dijadikan agenda untuk pembinaan para sastrawan muda agar muncul sastrawan yang berkelas serta mampu mengangkat dunia sastra yang dicintai dan dihargai.   
Bupati Batola H Hasanuddin Murad mengatakan, banyak manfaat yang akan didapat dari pelaksanaan temu sastrawan ini. Di antaranya, selain memberikan hiburan yang bersifat edukatif juga secara tidak langsung akan mendorong semangat para penyair daerah, khususnya penyair muda Batola, untuk terus mengasah kemampuan dan kepiawaian dalam mengolah dan merangkai kata hingga menjadi karya sastra yang diharapkan mampu disejajarkan dengan karya-karya sastrawan terkenal seperti penyair Chairil Anwar, Sutardji Chalzoum Bahri, WS Rendra dan lainnya.
Kepada masyarakat Batola, khususnya generasi muda dan pelajar, bupati berharap bisa memanfaatkan momen pertemuan ini dengan belajar dan menyerap teknik dan pengetahuan dalam menciptakan karya sastra yang baik dan berkualitas agar bisa diterapkan di kemudian hari.
Ketua Penyelenggara, H Mahali SH MIP mengatakan, temu sastrawan ini dilaksanakan dalam rangka implementasi hasil karya puisi dari para sastrawan se-Indonesia.
Tadinya, jelas Kadisporbudpar Batola itu, terkumpul sekitar 1.500-an puisi. Namun karena cukup banyak sehingga dilakukan seleksi dan diambil 300 puisi yang nantinya dibuatkan buku puisi. Kemudian, dari 300 puisi yang masuk pada buku puisi yang diluncurkan akan diambil 3 yanag terbaik yang akan mendapatkan penghargan.
Pembukaan Tifa Nusantara 3 di Batola ini juga menampilkan ajang kreativitas sastrawan berupa penampilan tari, syair, dan puisi dari para sastrawan baik nasional maupun lokal. Bahkan Ketua TP-PKK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad selaku Pembina Kesenian Batola sempat membacakan puisi karya WS Rendra berjudul “Tuhan Aku Cinta Padamu”.

3 Paslon Batola Hadiri Sosialisasi Pengawasan Pilkada

Bawaslu Provinsi Kalsel melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Barito Kuala (Batola) Tahun 2017 di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Kamis (27/10).
Kegiatan yang menghadirkan narasumber Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak, Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni, Bupati Batola H Hasanuddin Murad, dan tokoh masyarakat ini juga dihadiri 3 pasangan calon (paslon) Bupati Batola periode 2017-2022.
Namun dari semua paslon yang hadir nampaknya paslon nomor urut 3 hanya dihadiri calon Wakil Bupati Fahrin Nizar. Sedangkan calon bupatinya Hasan Ismail tidak terlihat hadir.  
Yang menarik, semua paslon yang hadir, mulai pasangan nomor 1 Hj Noormiliyani AS – Rahmadian Noor, pasangan urut 2 H Bahrian Noor – Suwandi, dan calon wakil bupati nomor urut 3 Fahrin Nizar tampak terlihat rukun. Bahkan pada saat hadir mereka saling bersalaman dan berangkulan serta duduk dalam satu meja.  
“Ini pembelajaran politik yang sangat baik bagi masyarakat,” tutur salah satu warga di acara Sosialisati Tatap Muka kepada Masyarakat dan Stakeholders yang dihadiri Forkopinda Batola, penyelenggara pemilu, kemenag, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan kepala sekolah, pemilih pemula, ormas, parpol, dan para tim sukses tersebut.
Bupati Batola H Hasanuddin Murad saat membuka kegiatan berharap, pesta demokrasi lima tahunan ini benar-benar dimengerti dan dipahami seluruh masyarakat agar semakin mendorong terciptanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam rangka mendukung penyelenggaraan pilkada yang aman, tertib, lancar dan sukses.
Sehubungan dengan itu, mantan anggota DPRRI tersebut mengharapkan, seluruh komponen masyarakat agar ikutserta mengawal dan menjaga kelancaran jalannya seluruh proses tahapan Pilkada Batola Tahun 2017 supaya terlaksana dengan jujur, adil, dan berkualitas.
Khusus kepada peserta sosialisasi, Bupati Batola dua priode itu, mengajak untuk meningkatkan pemahaman kesadaran serta partisipasi aktif seluruh masyarakat agar memanfaatkan hak politik sebaik-baiknya disamping turut melakukan pengawasan guna mendukung terwujudnya penerapan nilai demokrasi secara jujur dan adil serta berkualitas.
Hal senada diharapkan Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Mahyuni. Ia menghendaki melalui Sosialisasi Persiapan Pengawasan Pilkada ini bisa mencegah terjadinya pelanggaran dan kecurangan hingga terjadinya kegagalan dalam pelaksanaan.
Mahyuni mengutarakan, pelaksanaan Pemilu Tahun 2015 di Kalsel berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Bercermin dari pengalaman tersebut ia pun optimis pelaksanaan Pilkada Tahun 2017 ini akan berjalan lebih baik lagi.
Dalam upaya mewujudkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang betul-betul demokratis, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel tersebut, mengharapkan semua pihak menghindari segala tindakan yang bersifat pelanggaran di samping diperlukan pengawasan seluruh lapisan masyarakat.
“Persoalan money politics persoalan kita semua. Untuk itu marai sama-sama menjaga, paling tidak bagi kita yang hadir dan keluarga,” tekannya.
Acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Stakeholders dan Masayrakat dalam Rangka Persiapan Pengawasan Pilkada Batola ini dirangkai pengalungan kain sasirangan kepada Pimpinan Bawaslu Pusat Nelson Simanjuntak, Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono, dan Bupati Batola H Hasanuddin Murad.can
 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates