Barcelona harus pulang dengan tangan hampa dari lawatan mereka ke
Estadio Balaidos dalam lanjutan La Liga Spanyol, Senin (3/10) dini hari
WIB, setelah di luar dugaan dipaksa menelan kekalahan 4-3 lawan Celta
Vigo.
Blaugrana mengawali pertandingan dengan gebrakan cepat,
penetrasi Neymar langsung membuahkan tendangan bebas tipis di luar kotak
penalti Celta Vigo, namun eksekusi sang bintang asal Brasil hanya
membentur pagar hidup.
Akan asuh Luis Enrique praktis lebih mendominasi jalannya permainan,
terutama dalam 15 menit pertama. Hanya saja, sebuah kesalahan umpan
menjadi petaka, Iago Aspas yang mengambil alih bola melepaskan umpan
cermat yang dituntaskan Pione Sisto pada menit ke-22.
Barcelona yang berusaha menyamakan skor justru kembali dikejutkan
pada menit ke-31. Skema serangan balik cepat membuat Iago Aspas dalam
posisi terbuka dan eks penggawa Liverpool itu menyelesaikan peluang
dengan tembakan keras kaki kiri.
Mimpi buruk Barcelona terus bertambah seiring terciptanya gol ketiga
Celta Vigo dua tiga menit kemudian. Maksud Jeremy Mathieu yang hendak
menghalau umpan diagonal Pablo Hernandez justru berbelok arah dan masuk
ke gawang sendiri. Keunggulan 3-0 Celta Vigo bertahan hingga turun
minum.
Mengawali paruh kedua, Barcelona melakukan perubahan taktik dengan
memasukkan Andres Iniesta untuk Rafinha. Masuknya sang gelandang
berpengalaman menambah kreativitas lini tengah Barcelona dan membuat tim
asal Catalan tersebut bisa melancarkan tekanan-tekanan berbahaya.
Benar saja, Iniesta menjadi inspirasi gol balasan Barcelona yang
datang pada menit ke-58, sebuah umpan lambungnya dari sisi kiri berhasil
disambar Gerard Pique yang menanduk bola ke dalam gawang Celta Vigo.
Moral tim tamu kian meningkat dan sejumlah gempuran membuahkan
penalti ketika Hugo Mallo menjatuhkan Andre Gomes pada menit ke-64.
Neymar yang menjadi algojo tendangan penalti tanpa kesulitan memperdaya
Sergio Alvarez sekaligus menipiskan ketertinggalan Barcelona.
Bukannya mempertahankan momentum positif, Barcelona justru kembali
kecolongan. Kesalahan konyol Marc-Andre ter Stegen yang berniat
mengumpan ke arah kiri pertahanan timnya malah mengenai kepala Pablo
Hernandez pada menit ke-77 dan bola sempat membentur tiang sebelum
melewati garis gawang.
Dua menit berselang, koordinasi lini belakang yang buruk hampir
membuat Barcelona lengah dan terancam aksi Iago Aspas. Menit ke-87,
Pique mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua selepas
menyundul umpan Denis Suarez, akan tetapi itu tak cukup membawa
Barcelona meraih angka.

Posting Komentar