BREAKING NEWS

Terbang Bersama

Jalan Cemara Raya, TLP/Mobile (0511) 3307471-081219956644

Senin, 26 September 2016

Infaq Menguntungkan Untuk Petani Padi Diluncurkan



PELAIHARI - Kelompok Tani khusus padi di Kabupaten Tanahlaut (Tala) bakal mendapat keuntungan ganda dalam usaha tani. Pasalnya Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan setempat meluncurkan program infak Rp. 36.000/hektar bagi petani padi. Infak ini akan diberikan pada orang layak menerimanya."Jika padi gagal panen maka akan diganti biaya hingga 80persen atau Rp.6juta perhektar,"kata Kepala Dinas Pertanian Ir Noor Hidayat, disela Tanam Perdana di Lokasi Percetakan Sawah Baru Lokasi Tanggul Desa Ujung Baru Kecamatan Bati-Bati, Belum lama tadi.
Programa ini jelas Noor Hidayat niat kita untuk berimfaq walaupun nanti jika gagal akan mendapatkan ganti rugi sampai 80persen perhektar tanam. "Niatnya jangan bayar asuransi tetapi berinfaq walaupun itu ada ganti rugi saat panen gagal,"katanya.
Program infaq itu jelas dia menuruti sistem aturan musim tanam. Jadi zakatnya infaknya juga mengikuti sistem musim tanam. "Apalabila dua kali tanam amaka akan menyesuaikan sistem zakatnya,"katanya.
Agar petani bisa memahami dan mengerti program Infaq menguntungkan tersebut, Noor Hidayat mempersilahkan berkomunikasi dengan kelompok tani dan mantri tani setempat.
Program ini tersebut diyakini seiring dengan upaya Bupati H Bambang Alamsyah menjadikan Tanahlaut salah satu tonggak pembanguan terbesar di Tanahlaut. "Melihat potensi pertanian kita yang cukup besar ini maka saya tentu yakin pertanian kita akan menjadi tonggak pembangunan ekonomi di Tala,"ujar Bupati disela tanam Perdana di Tanggul Desa Ujung Baru Kecamatan Bati-Bati, Kamis tadi.
Untuk mendukung pertanian ini agar terus berkembang Pemerintah Tanahlaut memfasilitasi kelompok tani dengan alat sistem teknologi pertanian (Alsintan). "Saat ini ribuan kelompok tani telah kita membantu alat tehnologi, seperti hand traktor, perontok padi dan alat percepatan tanam,"katanya.
Alat pertanian akan terus kita ambah agar petani kita bisa melakukan tanam dengan lancar. "Untuk itu bagi kelompok tani yang belum mendapatkan alat teknologi pertanian harap segera koordinasi dengan PPL maupun langsung ke dinas pertanian. Sampaikan permohonan itu kedinas dengan bikin proposal permohonan. Dinas pertanian akan menindaklanjutinya,"ujarnya.
Untuk mendukung sektor pertanian ini benar-benar menjadi tonggak pembangunan di Tanahlaut, jalan usaha tani terutama jalan utama akan kita bangun dengan sistem beton. Ini sudah dimulai dan akan terus kita tingkatkan pembangunan jalan usaha tani. Dengan demikian petani gampang mengangkut hasil panen.
Dengan semangat membangun pertanian ini tentunya kita juga berharap para petani juga semakin semangat bertani atau menggarap lah, agar hasil yang didapat sesuai harapan.can

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 CHANDRA NEWS. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates