PELAIHARI - Kepala Dinas Pertanian Ir Noor Hidayat akan
di bangun taman Sains dan Teknologi atau Science Techno Park (STP). "Program
ini sebagaimana tercantum dalam nawa cita pemerintahan Presiden Jokowi . STP
tersebut dibangun di beberapa wilayah di Indonesia ada sekitar 100 STP,"katanya
belum lama tadi.
Kebaradaan STP ini, Kabupaten Tala sediakan lahan untuk
membangun dan mengembangkan 100 Taman Sains dan Teknologi atau STP yang di
canangkan di seluruh Indonesia.
Program tersebut lanjut dia ditargetkan akan rampung
dalam kurun waktu lima tahun. Adapun lahan yang disediakan ada dua desa yaitu
desa Batilai dan Desa Bakatung di Kecamatan Pelaihari dan Takisung.
Sementara itu, Sekrertaris Daerah Drs H Abdullah MM melakukan penandatanganan nota kesepahaman dalam
pembangunan STP. Menurut Abdullah, STP berfungsi sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi
maju, pusat penumbuhan wirausaha baru di bidang teknologi maju, dan pusat
layanan teknologi maju ke dunia usaha dan industri
Menurut Abdullah, STP berfungsi sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi
maju, pusat penumbuhan wirausaha baru di bidang teknologi maju, dan pusat
layanan teknologi maju ke dunia usaha dan industri di Tala.
Perlu diketahui, acara kick off
Perlu diketahui, acara kick off pembangunan dan pengembagnagn 100 taman Sains dan Teknologi atau STP
diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Puan Maharani, "Secara resmi mulai hari ini pembangunan 100 taman sains dan teknologi
dimulai," ucap Puan saat memberi sambutan.
"Secara resmi mulai hari ini pembangunan 100 taman sains dan teknologi
dimulai," ucap Puan saat memberi sambutan.
Puan mengungkapkan keberadaan STP
sangat penting untuk kemajuan Indonesia. Tanpa mengikuti perkembangan jaman,
Puan meyaakini bangsa Indonesia tidak akan bisa berkembang ditengan era
globalisasi.
Pihaknya berharap, kedepan SPT yang telah dibangun bisa menjadi sarana
penelitian pemerintah dan akademisi. Lebih jauh, kedepan satu Universitas bisa
fokus melakukan satu hingga tiga penelitian yang bisa bermanfaat bagi
masyarakat.can
Pihaknya berharap, kedepan SPT yang telah dibangun bisa menjadi sarana
penelitian pemerintah dan akademisi. Lebih jauh, kedepan satu Universitas bisa
fokus melakukan satu hingga tiga penelitian yang bisa bermanfaat bagi
masyarakat.can
Menurutnya, bentuk bantuan yang sudah dikucurkan pemerintah provinsi itu
berupa, pengadaan alat kesehatan sebesar Rp5,4 miliar pada APBD murni Provinsi
Kalimantan Selatan 2015.
Tidak sebatas itu saja, sebut dia, pada anggaran biaya tambahan APBD Kalsel
2015, pihaknya kembali mengusulkan anggaran ke pemerintah provinsi sebesar Rp
28 miliar, untuk pengadaan alat-alat kesehatan.
Kemudian APBD Kalsel 2016 kembali diusulkan lagi dana ke pemerintah provinsi
sebesar Rp 105 miliar untuk pengadaan alat-alat kesehatan rumah sakit yang
baru.
"Kami bersyukur pemerintah provinsi membantu anggaran untuk pengadaan alat
kesehatan rumah sakit baru tersebut, sehingga tugas pemerintah kabupaten
menjadi ringan," terangnya.
Kemudian khusus untuk pembangunan fisik rumah sakit tipe B yang pembangunannya
dimulai awal 2016, pendanaannya ditanggung oleh Pemerintah kabupaten
Tanahlaut.
Besar anggaran untuk pembangunan rumah sakit tipe B di Desa sarang Halang itu,
papar Edy Wahyudi, berdasarkan hasil studi kelayakan yang pihaknya lakukan,
sebesar Rp 300 miliar.
Anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk pembangunan fisik tersebut, ucap dia,
dilakukan secara bertahap melalui APBD Kabupaten Tanahlaut.
Dia mengemukakan, untuk pembangunan tahap pertama anggaran dikucurkan sebesar
Rp 126 miliar, tahap kedua Rp 120 miliar, dan tahap ketiga Rp 54 miliar.
Sistem pembangunannya rumah sakit tipe B tersebut adalah, multiyears, hal itu
dilakukan agar target pembangunan sesuai yang diharapkan Pemerintah Tanahlaut,
pada awal tahun 2018 terwujud.can

Posting Komentar